BENGKULU UTARA (8/9)— Kolaborasi pengabdian kepada masyarakat melibatkan dosen Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Ratu Samban (Unras), dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hazairin (Unihaz), serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 berlangsung di Desa Sumber Rejo.
Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi KKN Kelompok 1 tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga Desa Sumber Rejo menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan pengabdian.
Sejumlah dosen turut hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Dari Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban hadir Parwito, S.P., M.P., yang juga menjabat sebagai Ketua LPPM Universitas Ratu Samban. Selain itu, turut hadir Rektor Universitas Ratu Samban Dr. Edi Susilo, S.P., M.Si.
Dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ratu Samban, kegiatan menghadirkan Dwi Hermawati, SKM., M.Kes. dan Ners. Yunita Ery Susanty, S.Kep., M.Kep. Sementara dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prof. Dr. Hazairin Bengkulu turut berpartisipasi Dr. Taufik Romadon, S.P., M.M.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 1 sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam mendampingi masyarakat secara langsung.
Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Kehadiran berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Sumber Rejo.
Ketua LPPM Universitas Ratu Samban, Parwito, S.P., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kolaboratif merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat secara langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan berkelanjutan,” ujar Parwito.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga aktif mengikuti kegiatan dan berinteraksi dengan para narasumber maupun mahasiswa KKN.
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Sinergi antara dosen lintas fakultas, dosen lintas perguruan tinggi, serta mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang terus dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa.
Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, kapasitas, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar