Translate

Selasa, 08 September 2026

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa KKN Hadirkan Pengabdian Masyarakat di Desa Sumber Rejo



BENGKULU UTARA (8/9)— Kolaborasi pengabdian kepada masyarakat melibatkan dosen Fakultas Pertanian (Faperta), Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Ratu Samban (Unras), dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Hazairin (Unihaz), serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 berlangsung di Desa Sumber Rejo.

Kegiatan yang dilaksanakan di lokasi KKN Kelompok 1 tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga Desa Sumber Rejo menunjukkan antusiasme tinggi selama mengikuti rangkaian kegiatan pengabdian.

Sejumlah dosen turut hadir dan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Dari Fakultas Pertanian Universitas Ratu Samban hadir Parwito, S.P., M.P., yang juga menjabat sebagai Ketua LPPM Universitas Ratu Samban. Selain itu, turut hadir Rektor Universitas Ratu Samban Dr. Edi Susilo, S.P., M.Si.

Dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ratu Samban, kegiatan menghadirkan Dwi Hermawati, SKM., M.Kes. dan Ners. Yunita Ery Susanty, S.Kep., M.Kep. Sementara dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prof. Dr. Hazairin Bengkulu turut berpartisipasi Dr. Taufik Romadon, S.P., M.M.

Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa KKN Kelompok 1 sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus penguatan peran mahasiswa dalam mendampingi masyarakat secara langsung.

Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi salah satu bentuk sinergi antara perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, dan masyarakat. Kehadiran berbagai disiplin ilmu diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas serta mendorong masyarakat untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki Desa Sumber Rejo.

Ketua LPPM Universitas Ratu Samban, Parwito, S.P., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kolaboratif merupakan bagian penting dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat merupakan langkah penting untuk menghadirkan pengabdian yang memberikan manfaat secara langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan dan berkelanjutan,” ujar Parwito.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Warga aktif mengikuti kegiatan dan berinteraksi dengan para narasumber maupun mahasiswa KKN.

Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Sinergi antara dosen lintas fakultas, dosen lintas perguruan tinggi, serta mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang terus dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa.

Melalui kegiatan ini, perguruan tinggi tidak hanya hadir sebagai institusi pendidikan, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, kapasitas, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Rabu, 02 September 2026

Rektor Universitas Ratu Samban Turun Langsung Monev KKN di 8 Desa Kecamatan Hulu Palik

 


Bersama Ketua LPPM dan Tim KKN, Rektor UNRAS memantau langsung pelaksanaan program mahasiswa sekaligus memastikan kegiatan KKN memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat desa.

BENGKULU UTARA, 2 September 2026 – Rektor Universitas Ratu Samban (UNRAS), Dr. Edi Susilo, S.P., M.Si., bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Parwito, S.P., M.P., serta Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ratu Samban melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) KKN di delapan desa yang berada di Kecamatan Hulu Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (2/9/2026).

Delapan desa yang dikunjungi dalam kegiatan Monev tersebut yaitu Desa Sumber Rejo, Desa Air Baus I, Desa Air Baus II, Desa Batu Layang, Desa Kota Lekat, Desa Taba Padang R, Desa Taba Padang Kol, dan Desa Batu Raja Kol.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Ratu Samban dalam memastikan pelaksanaan KKN tidak hanya berjalan sesuai program, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat di masing-masing desa.

Dalam setiap kunjungan, Rektor, Ketua LPPM, dan Tim KKN berdialog langsung dengan mahasiswa untuk mengetahui perkembangan program kerja yang telah dilaksanakan, kendala yang ditemui di lapangan, keterlibatan masyarakat, serta hasil kegiatan yang telah dicapai selama mahasiswa menjalankan pengabdian.

Rektor: KKN Harus Memberikan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Rektor Universitas Ratu Samban Dr. Edi Susilo, S.P., M.Si. memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah berbaur dan bekerja bersama masyarakat dalam menjalankan berbagai program di desa.

“KKN bukan sekadar kewajiban akademik mahasiswa, tetapi merupakan ruang pembelajaran langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa harus mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus sekaligus belajar memahami persoalan dan potensi yang dimiliki masyarakat,” ujar Dr. Edi Susilo.

Menurutnya, keberhasilan KKN tidak semata-mata dinilai dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa, melainkan dari seberapa besar manfaat dan dampak positif yang dapat dirasakan masyarakat.

Mahasiswa juga diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, kelompok perempuan, pelaku usaha, kelompok tani, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.

“Kami berharap mahasiswa meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi desa. Program sederhana tetapi mampu diteruskan masyarakat jauh lebih berarti daripada kegiatan besar yang berhenti ketika KKN selesai. Karena itu, program harus disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing desa,” tambahnya.

Ketua LPPM: Monev Menjadi Instrumen Peningkatan Mutu KKN



Sementara itu, Ketua LPPM Universitas Ratu Samban, Parwito, S.P., M.P., menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan kegiatan mahasiswa sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan KKN.

Tim Monev juga memberikan arahan dan masukan kepada setiap kelompok mahasiswa agar program-program yang sedang berjalan dapat diselesaikan dengan baik dan memiliki keberlanjutan setelah masa KKN berakhir.

“Melalui Monev ini kami ingin memastikan program yang direncanakan mahasiswa benar-benar dilaksanakan, melibatkan masyarakat, dan memberikan manfaat. Kami juga mendengarkan langsung berbagai kendala yang dihadapi mahasiswa sehingga dapat diberikan arahan dan solusi,” kata Parwito.

Ia menambahkan bahwa KKN merupakan salah satu implementasi penting dari Tridarma Perguruan Tinggi, terutama pada aspek pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara Universitas Ratu Samban dengan pemerintah desa dan masyarakat Kabupaten Bengkulu Utara.

“Harapan kami, keberadaan mahasiswa Universitas Ratu Samban benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. KKN juga harus mampu membuka peluang kerja sama lanjutan antara universitas dan desa, baik melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat maupun kegiatan pemberdayaan lainnya,” ujarnya.

Pantau Program Mahasiswa di Delapan Desa

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Rektor dan Tim Monev melihat perkembangan kegiatan mahasiswa di Desa Sumber Rejo, Desa Air Baus I, Desa Air Baus II, Desa Batu Layang, Desa Kota Lekat, Desa Taba Padang R, Desa Taba Padang Kol, dan Desa Batu Raja Kol.

Mahasiswa dari masing-masing kelompok menyampaikan laporan perkembangan kegiatan, program yang telah terlaksana, program lanjutan, serta kondisi yang mereka temui selama berada di tengah masyarakat.

Berbagai kegiatan KKN diarahkan untuk menyesuaikan kebutuhan dan potensi desa, di antaranya dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, kesehatan, kebersihan lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, UMKM, administrasi, literasi digital, pertanian, serta pengembangan potensi desa.

Tim Monev juga memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk tetap menjaga kekompakan kelompok, etika komunikasi, kedisiplinan, dan nama baik Universitas Ratu Samban selama menjalankan kegiatan di tengah masyarakat.

Perkuat Kolaborasi Kampus dan Desa

Selain mengevaluasi kegiatan mahasiswa, kunjungan Monev menjadi momentum untuk membangun komunikasi antara Universitas Ratu Samban dengan pemerintah desa di Kecamatan Hulu Palik.

Masukan dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi hal penting untuk mengetahui sejauh mana keberadaan mahasiswa memberikan kontribusi terhadap desa sekaligus menjadi bahan penyempurnaan penyelenggaraan KKN Universitas Ratu Samban pada periode mendatang.

Universitas Ratu Samban juga mendorong agar hubungan dengan desa lokasi KKN tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan masa pengabdiannya.

Potensi kerja sama dapat dikembangkan melalui kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan UMKM, pengembangan pertanian, peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat desa, digitalisasi, hingga berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing desa.

KKN sebagai Wujud Tridarma Perguruan Tinggi

Pelaksanaan KKN menjadi bagian penting dalam implementasi Tridarma Perguruan Tinggi Universitas Ratu Samban.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kompetensi akademiknya dalam menghadapi persoalan nyata sekaligus memperoleh pengalaman mengenai kehidupan sosial, kepemimpinan, kerja sama, komunikasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan terlaksananya monitoring dan evaluasi di delapan desa Kecamatan Hulu Palik, Universitas Ratu Samban berharap seluruh program KKN dapat diselesaikan secara optimal dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Kegiatan Monev juga menegaskan komitmen Universitas Ratu Samban untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat, khususnya dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan desa di Kabupaten Bengkulu Utara.



Rabu, 26 Juni 2024

Ketua LPPM Unras Dampingi Pengelolaan Jurnal di Universitas Pat Petulai

Pada tanggal 24 Juni 2024, Universitas Pat Petulai (UPP) menggelar Pelatihan Pengolahan Jurnal yang dihadiri oleh dosen dan pengelola jurnal dari UPP. Acara ini menghadirkan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ratu Samban, Parwito, S.P., M.P., sebagai narasumber utama.



Rektor UPP, Dr. Indrayanto, Ph.D., secara resmi membuka pelatihan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengelolaan jurnal yang baik untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Menurut Dr. Indrayanto, pelatihan ini adalah bagian dari strategi UPP untuk terus meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di bidang penelitian dan publikasi.

Ketua LPP UPP, Dr. Edy Susanto, juga memberikan sambutan dalam acara ini. Beliau menggarisbawahi bahwa pengelolaan jurnal yang efektif sangat penting untuk menjaga integritas dan kualitas karya ilmiah. Dr. Edy berharap pelatihan ini dapat membantu dosen dan pengelola jurnal di UPP dalam mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan.

Narasumber Parwito, S.P., M.P., dari Universitas Ratu Samban, memberikan berbagai materi terkait pengelolaan jurnal, mulai dari teknik penyuntingan hingga strategi untuk meningkatkan visibilitas dan sitasi jurnal. Beliau juga berbagi pengalaman praktis dalam pengelolaan jurnal ilmiah, yang sangat diapresiasi oleh para peserta.

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta. Mereka mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai tantangan dan solusi dalam pengelolaan jurnal. Diharapkan, melalui pelatihan ini, kualitas jurnal-jurnal yang diterbitkan oleh UPP dapat meningkat, memberikan kontribusi yang lebih besar dalam dunia akademik.

UPP berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pengembangan kapasitas demi kemajuan pendidikan dan penelitian di Indonesia.

Minggu, 21 Januari 2024

Universitas Ratu Samban Memasuki Usia Ke-23: Perayaan Dies Natalis yang Meriah dan Penuh Prestasi



LPPM UNRAS - Bengkulu Utara, 22 Januari 2024 - Universitas Ratu Samban merayakan hari jadinya yang ke-23 dengan penuh kebanggaan dan semangat juang. Perayaan Dies Natalis ini terlaksaana secara meriah dan dihadiri oleh civitas akademika, Alumni, stakeholder, serta tamu undangan yang turut meramaikan acara spesial ini.

 

Foto bersama setelah pemotongan tumpeng oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Ratu Samban Dr. Ir. Imron Rosyadi, MM., M.Si

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Ratu Samban, Parwito, S.P., M.P., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh komponen universitas atas capaian dan kontribusi yang telah dicapai selama 23 tahun perjalanan institusi. "Dies Natalis kali ini bukan hanya sebagai momen perayaan, tetapi juga sebagai refleksi atas perjalanan panjang universitas dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berkarakter," ungkap Parwito.

 

Foto bersama dengan Alumni Universitas ratu Samban

Acara ini ditandai dengan berbagai kegiatan, termasuk Pemotongan tumpeng, pembentukan Ikatan Alumni (IKAL). Tidak hanya itu, dalam rangka Dies Natalis ini, universitas juga meraih sejumlah prestasi yang patut diapresiasi dan unras juga sudah mendapatkan Doktor baru yaitu Dr. Edi Susilo, S.P., M.Si. yang sudah menyelesaikan program Doktor di Universitas Bengkulu

 

Universitas Ratu Samban terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Parwito menegaskan bahwa universitas akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat agar dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Diusia 23 tahun Unras banyak menorehkan prestasi diantaranya Unras mendapatkan klaster Pratama dari Kementerian Pedidikan, Kebudayaan, Ristek dan Teknologi pada awal tahun ini.

 

Semangat Dies Natalis ke-23 Universitas Ratu Samban menjadi cerminan komitmen dan dedikasi untuk terus berkarya dan berinovasi demi masa depan yang lebih baik. Selamat ulang tahun, Universitas Ratu Samban! Semoga semakin gemilang dan menjadi garda terdepan dalam dunia pendidikan Indonesia.